Minggu, 20 Januari 2008

Ku ...

Ku …. Malu dengan Diri – Ku

Dalam hening zikirku, seketika terlintas
Wajah sendiri ku, dengan rupa yang ikhlas, bersih, putih
Tersenyum cantik, sederhana dan indah

Tiba- tiba setetes intan air mata terjatuh
Saat itu juga terbagun kesadarannku

“ Duhai Tuhanku “ , betapa sombongnya Aku menjadi manusia,
Penuh dengan berbagai penyakit hati.
Sementara Diri ini begitu bersih dan ikhlas.
Kenapa Aku tega mengotori Diri yang Indah ini,

“ Duhai Tuhanku “ , ku. … malu akan Diri ini,
begitu Indah dan Cantiknya nya Dia tersenyum …

“ Duhia Tuhanku “ , maafkanlah Aku ………….
yang telah mengotori Diri ini dengan kesombongan dan dengki.


This is from the deepest & clearness dialogue between
Me and The Real ME .

Jakarta, August 8th ‘ 04

Tidak ada komentar: