Jumat, 18 Januari 2008

Tuhan... kami malu,


Tuhan, kami malu ...
Gemuruh suara genderang bertalu-talu,
diiringi keindahan puja dan puji atas KebesaranMu YA KARIM,
seakan-akan pertanda penyambutan bagi para Pejuang-pejuangMU
yang telah melewati Pertempuran Jiwa dalam Medan RAMADHAN-MU,
tapi YAA... ROBBI... kami malu untuk menerima Perayaan Hari Kemenangan ini,
kami belumlah mampu untuk mengalahkan semua musuh-musuh Emosi,
ranjau-ranjau Amarah, juga prasangka yang masih Buruk ini, ...
Tapi, Maha KASIH NYA ENGKAU.. YAA ..AZIZ,
yang tetap Menyambut kami tanpa kecuali
dalam keadaan Bathin yang kurang sempurna,
Yaa.. AZIZ.. Yaa.. KARIM.. tetaplah trima TAUBAT dan Amal Ibadah ini...
karena hanya ini yang dapat kami persembahkan
dari MEDAN PERJUANGAN Kehidupan ini... Amiiin.
Jakarta, Nov 13th 2007
After Magrib...

Tidak ada komentar: