Selasa, 13 Mei 2008

Hati Itu Seperti Raja

(Hujjatul Islam Al-Ghazali)

Hati itu seperti raja, sedangkan badan atau tubuh adalah wilayah kekuasaannya. Kekuatan akal rasional seperti para menterinya, sedangkan sifat-sifat tercela seperti aparat keamanannya.

Hati, sepanjang sepanjang konsisten dengan memberdayakan isyarat dan petunjuk para menterinya dan melaksanakannya dalam birokrasi kerajaan, berarti ia akan konsisten dalam wilayah kekuasaannya.

Tetapi kalau hati dikuasai oleh kesenangan syahwat dan sifat-sifat tercela dengan merusak siyarat akal, berarti itu telah menyimpang dari keadilan.

Atau hati itu seperti sang penunggang kuda yang berburu. Badan adalah tunggangannya. Sifat marah dan kesenangan adalah Anjingnya. Kalau ia bias mengendalikan kuda itu dan meraih buruannya, mengendalikan anjingnya, ia akan sukses dengan buruannya.

Sebaliknya jika kuda itu liar tak terkendali, sedangkan anjingnya tolol, tidak mau mengikuti perintah pemburu, akan berakhir dengan kerusakan dan kegagalan.

Tidak ada komentar: